Masih bersama Bimo untuk kisah dan pengalaman yang menarik. O ya kawan setiap orang kan pasti punya kesalahan kan, tapi dari kesalahan tersebut kita bisa sadar akan kesalahan tersebut. Dari penggalan kata tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa setiap orang yang mau berusaha dan mengakuikesalahannya insyaallah akan menemukan kesadaran da pembenahan akan kesalahan tersebut. Kawan-kawankali ini saya mengisahkan pengalaman saya tentang kesalahan yang mungkin saya alami di saat bermain catur.
Disaat saya mau sudah keluar dari sd saya ngelanjutin ke SMP plus Nurul Hikmah Pamekasan. memang sekolah saya sekolah swasta tapi walaupun sekolahsaya sekolah swasta, sekolah saya banyak mengukir prestasi dibidang akademik maupun di bidang non akademik. saya sekolah di SMP plus Nurul Hikmah banyak mendapatkan pengajaran yang sangat bermanfaat bagi saya dan sangat berguna bagi saya.
Diwaktu saya hampir masuk ke kelas 8 saya dapat kabar dari pelatih saya bahwa yang juara 1 di o2sn yang di selenggarakan di kaltim akan dikirim ke Brasil. awalnya saya tidak percaya setelah saya mendapat kabar lagi dari ust.syaiful rizal kepala sekolah SMP plus Nurul Hikmah katanya saya akan dikirim ke Brasil untukmengikuti tournament WSCC(World School Ches Champion) yang di selenggarakan di brasil. kabar tersebut kira-kira sebulan sebelum tournament berlangsung. saya berlatih dengan sungguh-sungguh dan berdoa biar di beri keselamatan dan keberhasilan. singkat cerita saya ke jakarta untuk tc.
saya awalnya berfikir "apakah saya bermimpi yaa.."
Saya ke jakarta tidak sendiri saya ke jakarta di antar ust.ipung beliau adalah guru olahraga saya, saya sama bapak dan ibu serta adek di anter ke stasiun untuk pergi ke jakarta. setelah di jakarta saya dan ust.ipung pergi ke hotel ibis slipi untuk tc. setelah sampai saya tidak heran lagi di hotel itu ternyata besar dan ada liftnya. Ust.ipung di hotel ibis cuman nganterin saya setelah sampai ust.ipung langsung pulang karena istrinya baru melahirkan. Nah disini letak kesalahan saya karena saya sendiri di jakarta maka di benak saya orang-orang semua tidak memperdulikan saya. sebelumnya pelatih saya pernah bilang "Bim kamu kalau segi main insyaallah kamu bisa tapi kelemahanmu mentalmu jelek" mendengar perkataan tersebut saya kesal dan emosi. singkat cerita saya setelah di brasil main 9 kali, 6 kali menang dan 3 kali kalah. setelah pulang dari brasil sekarang saya merasakan akan pentingnya mental, dan saya berterima kasih kepada guru saya karena berkat beliau saya diberi kesadaran diri akan kesalahan tersebut. tapi saya masih beruntung yang di brasil saya masih masuk 10 besar...kata-kata terakhir "tidak ada penyesalan di awal, penyesalan itu ada di akhir"
bila ada tutur kata yang salah mohon maaf, wabillahi taufik wal hidayah
Wassalamualaikum.wr.wb .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar