Selasa, 14 Maret 2017

Pertama Kali Juara Catur

Assalamualaikum sobat...

   Saya akan melanjutkan kisah-kisah yang saya alami dan kali ini saya akan menceritakan pengalaman yang paling tidak saya lupakan. Kawan-kawan seorang juara juara tidak dibuat di lapangan, tapi seorang juara mempunyai keterampilan,visi dan misi untuk selalu berkarya dan berfikir. Jadi dari amanat tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa kalau kita punya niat, hasrat dan kita mau belajar dan berdoa insyaallah apa yang kita mau akan tercapai .
   Nah kawan-kawan kali ini saya akan menceritakan kisah saya pertama kali juara catur. Saya tidak langsung juara, tidak langsung jadi pemenang, tetapi saya melalui proses yang panjang. Kawan-kawan saya ingat kata pelatih saya "Pemain catur itu harus berlatih 6 jam berlatih catur". Saya awalnya berfikir masak sih 6 jam. Waktu itu saya kelas 4 sd jadi saya di percasi sudah 2 tahun belum juara . Saya dari kelas 2 sampai kelas 4 belum juara, wah...lama kan kawan! tapi dalam 2 tahun saya belum juara saya berfikir, kalau saya terus begini saya kapan yang bisa juara. Jadi saya meningkatkan pola latihan saya awalnya saya cuman berlatih waktu siang-sore saja, tetapi di waktu saya mempunyai kemauan dan usaha maka saya menambah latihan saya sampai malam.
   Saya latihan kira-kira jam 2 siang dengan pelatih saya, saya bersungguh-sungguh, jam setengah 4 saya sholat ashar, setelah sholat saya terus berlatih sampai jam setengah 6,jadi dari jam 2 sampai jam 5 sudah 3 jam. Nah saya jam 6 sholat maghrib, setelah sholat maghrib saya sambil doa kepada Allah swt, moga-moga diberi keselamatan dan diberi keberhasilan yang barokah. Jam7 sholat isya', setelah sholat isya' saya latihan lagi sama pelatih saya sampai jam 11 malam. Nah kalau di jumlahkan dari sore saya berlatih jam 2 sampai jam 5, dan ditambah saya berlatih di waktu malam jam 7sampai 11 malam, semuanya 7 jam, dan latihan tersebut hampir setiap hari saya berlatih.
  Kawan-kawan saya latihandengan pola seperti itu, hasilnya tidak mengecewakan di waktu kejurprov tahun 2012 ( kejuaraan provinsi 2012 ), yang diselenggarakan di kabupaten Lumajang, saya tidak disangka dan tidak terduga bisa mengalahkan atlit-atlit catur jatim yang terkenal, dan saya juga tidak menyangka kok bisa saya bisa mengalahkan petarung-petarung jatim. Dari 7 babak kalau gak salah saya menang 6 kali, saya kalah sama unggulan Sidoarjo, jadi saya juara 2 se jatim . Itulah kisah yang saya alami dan tidak terlupakan.

Kata-kata terakhir "Tiada nilai yang menghianati usaha" .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar